Tampilkan postingan dengan label tulisan lepas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan lepas. Tampilkan semua postingan
15 April 2011
3 April 2011
Mengembalikan Kopi (Hitam): Sebuah Pembelaan!
"Nowadays, you can do anything that you want—anal, oral, fisting—but you need to be wearing gloves, condoms, protection” (Slavoj Zizek)
“Iklan brengsek!”, begitulah sumpah serapah yang spontan keluar dari mulutku saat melihat sebuah iklan di tv beberapa hari lalu. Tentu saja kedongkolan ini bukanlah yang pertama kali buatku, mengingat saya termasuk orang yang sering ngeri dengan iklan. Bukan apa-apa, tanpa perlu menunggu sampai khatam semua teori canggih nan njlimet ala Cultural Studies atau sejenisnya, cukup belajar dari pengalaman kita sehari-hari saja, saya kira tak terlalu sulit untuk sampai pada sebuah kesimpulan bahwa terlampau banyak ‘tipuan’ dan manipulasi didalamnya, yang terus-menerus dipertontonkan untuk maksud-maksud yang sepenuhnya merugikan kita. Saya yakin se-yakin-yakinnya jika anda (dan kebanyakan orang lainnya) pernah mengalami kesialan-kesialan tragis akibat sikap taklid buta pada iklan – maaf, ini serius bukan lebay!. 3 September 2006
Bukan Sekedar Memaki
Rupanya, tak ada yang benar-benar beres dinegeri ini. Berkali-kali kita dibuat terluka oleh peringai mereka yang biasa menyebut dirinya “pemilik negara”, hampir bisa dipastikan tak ada kosakata "rakyat" dalam kamus mereka. Lucunya, prilaku ini seperti mendapat tempat dimana-mana, tanpa malu dan tanpa rasa. Bahkan untuk sebuah institusi bernama kesehatan sekalipun, tempat dimana setiap orang semestinya diperlakukan dengan baik, sebab mereka pantas untuk itu.
Rumah Sakit yang sesungguhnya menjadi tempat bagi setiap pasien untuk berobat dan mencari kesembuhan, ternyata tak lebih dari sarang segala penyakit. Bayangkan, hampir sulit mendapatkan perlakuan dan pelayanan yang baik ditempat ini, apalagi jika anda orang miskin dan tak punya uang. Belum lagi, birokrasi yang berbelit-belit, selalu dipersulit dan diagnosa dokter yang sering salah. Maka, tak perlu terheran-heran jikalau anda menemukan orang yang sakitnya bertambah parah bahkan nyawanya harus melayang beberapa saat sepulang dari rumah sakit.
Rumah Sakit yang sesungguhnya menjadi tempat bagi setiap pasien untuk berobat dan mencari kesembuhan, ternyata tak lebih dari sarang segala penyakit. Bayangkan, hampir sulit mendapatkan perlakuan dan pelayanan yang baik ditempat ini, apalagi jika anda orang miskin dan tak punya uang. Belum lagi, birokrasi yang berbelit-belit, selalu dipersulit dan diagnosa dokter yang sering salah. Maka, tak perlu terheran-heran jikalau anda menemukan orang yang sakitnya bertambah parah bahkan nyawanya harus melayang beberapa saat sepulang dari rumah sakit.
Langganan:
Postingan (Atom)


